Fisabilillah - Kolam bioflok adalah sistem budidaya ikan yang efisien dengan menggunakan bakteri untuk mengubah limbah menjadi protein tambahan bagi ikan....
Copyright © 2026 All Rights Reserved

Entri yang Diunggulkan

Biji Secang: Inilah 10 manfaat biji secang untuk kesehatan yang sudah mulai dibuktikan secara ilmiah

Bicara soal tanaman herbal, nama secang mungkin lebih sering dikaitkan dengan kayunya yang berwarna merah dan sering jadi bahan wedang. Tapi...

Latest Post

Kolam bioflok adalah sistem budidaya ikan yang efisien dengan menggunakan bakteri untuk mengubah limbah menjadi protein tambahan bagi ikan. Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk membuat kolam bioflok:



1. Persiapan Tempat dan Bahan:
  • Lokasi: Pilih lokasi yang cukup luas dan jauh dari pencemaran.
  • Bahan: Terpal plastik atau beton untuk kolam, aerator, pompa udara, blower, pipa PVC, bahan pembentuk flok (molase, dedak, dll), benih ikan, dan probiotik.
2. Membangun Kolam:
  • Buat rangka kolam sesuai ukuran yang diinginkan, misalnya 2x2 meter atau lebih besar tergantung jumlah ikan.
  • Pasang terpal plastik atau gunakan beton untuk membuat kolam yang kedap air.
  • Pasang pipa untuk aerasi di dasar kolam, sambungkan ke aerator atau blower untuk menyediakan oksigen.
3. Sistem Aerasi:
  • Pasang sistem aerasi yang baik untuk memastikan sirkulasi udara optimal.
  • Gunakan pompa udara dan aerator yang mampu memberikan suplai oksigen cukup untuk mendukung pertumbuhan flok bakteri.

4. Pengisian Air dan Pembuatan Flok:
  • Isi kolam dengan air bersih.
  • Tambahkan bahan organik seperti molase atau dedak untuk memulai pembentukan flok.
  • Masukkan probiotik untuk mempercepat pertumbuhan bakteri baik.
5. Menjaga Kualitas Air:
  • Pantau kualitas air secara rutin, terutama kadar oksigen, pH, dan amonia.
  • Tambahkan bahan pembentuk flok dan probiotik secara berkala untuk menjaga stabilitas sistem bioflok.
6. Penebaran Benih Ikan:
  • Setelah sistem bioflok stabil, tebar benih ikan sesuai dengan kapasitas kolam. Untuk kolam 2x2 meter, kapasitasnya sekitar 1000-2000 ekor ikan tergantung jenis ikan dan ukuran kolam.
7. Pemeliharaan Rutin:
  • Beri makan ikan secara teratur dan jangan berlebihan untuk menghindari penumpukan limbah.
  • Cek kondisi flok secara visual, flok yang sehat biasanya berwarna coklat dan menggumpal.
  • Lakukan penggantian air sebagian jika diperlukan untuk menjaga kualitas air.

Dengan langkah-langkah tersebut, Anda bisa membuat kolam bioflok yang efisien untuk budidaya ikan. Selalu perhatikan kualitas air dan kesehatan ikan untuk hasil yang optimal.

0 Comments: